17-an Kontraktor HVAC : Don’t Let Covid-19 Decrease Our Creativity

Perkara Covid-19, tidak ada yang tidak bermasalah. Sekolah yang awalnya hanya menanggung biaya bulanan, kini harus pula menanggung biaya kuota untuk belajar secara daring. Begitu pun untuk selebrasi kemerdekaan Indonesia.

Upacara kemerdekaan tahun ini, hanya dihadiri 67 peserta yang terdiri dari komandan upacara sebanyak 1 orang, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebanyak 3 orang dari cadangan Paskibraka tahun 2019, pasukan upacara 20 orang dari TNI/Polri, Korps musik sebanyak 24 orang, MC sebanyak 2 orang, dan Pasukan pelaksana Tembakan Kehormatan saat Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI sebanyak 17 orang dari TNI.

Untuk perayaan tujuhbelasan, pun Kontraktor HVAC mau tidak mau harus menyesuaikan dengan kondisi sekarang. Jika tahun lalu kami mengusung tema “Medeka, Merayakan dengan Karya”, maka tahun ini kami harus merubah total konsep perayaan kemerdekaan.

Tahun ini, kami memilih tema “Don’t Let Covid-19 Decrease Our Creativity”. Tema ini kami pilih karena cukup relate dengan apa yang kami rasakan selama pandemi. Peraturan pemerintah, perubahan kebiasaan hingga perubahan-perubahan lainnya harus bisa kami sesuaikan. Hal ini tentu memaksa kami untuk berfikir lebih dalam melayani para client yang kebutuhannya berbeda. Termasuk komitmen kami untuk membantu semua stakeholder dalam penanggulangan virus Corona.

Di masa pandemi ini, Kontraktor HVAC punya misi khusus untuk membantu para petugas medis dalam bertugas. Bentuk komitmen itu kami wujudkan melalui beberapa project di banyak rumah sakit di seluruh Indonesia. Di ujung Barat Indonesia, kami baru menyelesaikan pengadaan 12 ruang isolasi di Rumah Sakit Gunung Sitoli, Nias.

Adapun di ujung Timur Indonesia, sedang dalam proses pengadaan 10 ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Timika, Mimika, Papua. Dengan adanya ruang isolasi tersebut, kami berharap para petugas medis dapat bertugas dengan aman dan nyaman dan bisa mengurangi angka terinfeksi.

Selain dua project tersebut, kami juga berkomitmen melalui beberapa produk, diantaranya Transport Isolation Chamber, Disinfectant Chamber, Automatic Handsanitizer, Lab Container, dan masih banyak lagi.

Keseluruhan adaptasi itu kami akumulasikan ke dalam perlombaan perayaan tujuhbelasan. Dengan segala aturan dan kebiasaan baru, kami merangkum beberapa perlombaan, yang tetap seru dan menyesuaikan dengan kondisi sekarang.

Kelereng Sepeda

Dengan banyaknya pengguna sepeda saat ini, membuat kami tertarik untuk menjadikannya sebagai salah satu perlombaan. Detailnya adalah kelereng sepeda. Aturan mainnya hampir sama dengan kelereng dalam sendok pada umumnya. Hanya saja kami menambahkan sepeda yang harus digowes bersamaan dengan membawa kelereng dalam sendok. Seru? Pasti. Heboh malah. Sebab ini kali pertama permainan ini dilombakan di lingkungan Kontraktor HVAC.

Peserta ada yang tidak sportif. Cukup mendominasi malah hahaha. Tapi ya gimana, disitu pula letak keseruannya.


Makan Krupuk

Yang satu ini adalah semacam perlombaan wajib di perayaan tujuh belasan. Sanking wajibnya, bahkan ada yang sudah expert di bidangnya. Peminatnya pun tak kunjung surut hingga kini. Ga ada makan krupuk, rasanya ga ada tujuhbelasan. Aturan mainnya sama dengan makan krupuk pada umumnya. Tapi hebohnya lebih dari biasanya, hahaha.

Selain perlombaan di atas, dalam 17-an kali ini Kontraktor HVAC juga mengapresiasi beberapa staff yang selama pandemi ini turut konsisten berkontribusi. Tidak dapat dipungkiri, selama pandemi kami menangani banyak proyek pengadaan ruang isolasi bertekanan negative dan proyek lainnya. Para staff lah yang memastikan itu bisa terlaksana dengan baik. Oleh karenanya, tidak berlebihan jika dedikasi mereka diapresiasi.

Tidak ada yang menginginkan memang, pandemi ini terjadi. Namun kondisinya sekarang, pendemi ini nyata dan kita harus mengakuinya. Tidak cukup sampai disitu, kita juga harus bisa untuk beradaptasi dengan kondisi ini. Menyesuaikan sistem tata udara di setiap bangunan juga merupakan salah satu adaptasi di masa pandemic ini.  

Kontraktor HVAC sebagai ahli sistem tata udara merekomendasikan pengaturan tata udara untuk beberapa jenis bangunan. Bisa dilihat di sini, atau di sini (kasi backlink ke postingan).

Pada akhirnya, merdeka sekarang ini bukan hanya terlepas dari belenggu penjajah. Lebih dari itu, merdeka kini merupakan kesiapan diri menghadapi beberapa kemungkinan yang terjadi. Kami sudah merdeka. Kamu?


Berikut dokumentasi keseruannya..

Write a Reply or Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.