Safety Equipment Untuk Bidang Kerja Konstruksi

Kontraktor HVAC – Setiap bidang pekerjaan haruslah mengutamakan keselamatan. Begitu juga dalam bidang konstruksi. Terlebih, bidang pekerjaan ini melibatkan fisik dan lokasi kerja yang terkadang beresiko. Oleh karenanya, penting sekali untuk menerapkan safety equipment pada konstruksi dan ini tidak bisa dianggap tidak serius.

 

Seorang teman pernah cerita beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan kegemarannya menonton stand up comedy. Katanya, hal itu merupakan caranya untuk self healing. Tau kan self healing? Ya, pengobatan itulah pokoknya.

Kata si teman lagi, ia merasa tidak perlu untuk menambah masalah di hidupnya dengan menggapi terlalu serius setiap masalah yang menghampirinya. “jangan serius-serius amat” katanya.

Menanggapi komentar si teman, saya setuju namun juga tidak setuju. Saya setuju kalau hidup jangan serius-serius amat. Tapi untuk beberapa case, keseriusan itu juga diperlukan dalam hidup. Salah satunya adalah yang menyangkut keselamatan dan kesehatan kerja atau biasa kita sebut K3.

Setiap bidang pekerjaan haruslah mengutamakan keselamatan. Begitu juga dalam bidang kostruksi. Terlebih, bidang pekerjaan ini melibatkan fisik dan lokasi kerja yang terkadang beresiko. Oleh karenanya, penting sekali untuk menerapkan safety equipment pada konstruksi dan ini tidak bisa dianggap tidak serius.

Tentu mengenai safety pada konstruksi ini harus dipahami dan diterapkan secara serius. Mengingat, dalam pekerjaan konstruksi melibatkan alat, mesin, juga metode yang terkadang beresiko. Salah satu pekerjaan yang wajib menggunakan alat pengaman adalah saat menginstal produk elektronik seperti AC.

Saat menginstal, teknisi ditegaskan untuk menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja. Jika ditanya mengapa, jawabannya tidak lain dan tidak bukan ialah untuk mengurangi resiko kecelakann kerja. Sebab jika itu terjadi, rugilah yang menghampiri.

 

Faktor Kecelakaan Kerja

Selain kondisi kerja, ada beberapa factor lain yang bisa mengakibatkan kecelakaan kerja, khususnya pada proyek konstruksi. Faktor lain tersebut adalah:

  • Kondisi kerja
    Di dalam hal ini, pengalaman dan pengetahuan pekerja yang menjadi poin utamanya. Pengetahuan dan pengalaman yang kurang bisa membahayakan dirinya dan juga proyek yang dikerjakan. Maka tak heran jika konstruksi, termasuk Kontraktor HVAC membutuhkan tenaga yang berpengalaman.
  • Kelalaian manusia
    Manusia bukanlah mesin. Dan karena hal itulah terkadang manusia melakukan kesalahan. Beberapa yang mempengaruhi pekerjaan ialah karena stress, rendahnya motivasi, adanya konflik, serta masalah fisik.Maka untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja, dibutuhkan safety equipment pada konstruksi. Dengan alat ini maka keselamatan manusia di lokasi konstruksi akan lebih terjamin.
  • Tindakan yang tidak aman
    Ketidak patuhan pada prosedur kerja dan kecerobohan mausia bisa menjadi faktor kecelakaan kerja. Hal ini  akan membuat resiko kecelakaan makin tinggi jika jenis konstruksi yang dikerjakan memiliki bahaya dan resiko tinggi, baik karena lokasi maupun kondisi lingkungan yang ada.

 

Dari berbagai faktor tersebut, ada rugi yang harus ditanggung jika terjadi kecelakaan kerja. Kerugian yang dimaksud ialah:

  • Bagi para pakerja, bisa menderita luka, cacat, hingga kematian.
  • Bagi para kontraktor, bisa menimbulkan kerugian harta akibat biaya langsung maupun tidak langsung.
  • Bagi para pelanggan, bisa mengakibatkan ketersediaan produk dan jasa terhambat dan penundaan pekerjaan.

 

Jenis-Jenis Safety Equipment Untuk Pekerjaan Konstruksi/Bangunan

Pada setiap orang yang bekerja di bidang konstruksi akan membutuhkan safety equipment. Hal ini termasuk pula perlengkapan perlindungan diri. Alat-alat ini disebut juga dengan personal protective equipment. Ada yang belum tau peralatan pada perlindungan diri yang dimaksud? Ini loh :

  • Warepack (Pakaian pekerja)
    Fungsi pakaian kerja yang sesuai dengan standar ialah untuk melindungi badan manusia dari pengaruh dari luar yang bisa melukai anggota tubuh.
  • Safety Shoes (Sepatu Khusus Keamanan)
    Sepatu yang dipakai pekerja konstruksi haruslah memenuhi kriteria tertentu. Bagian muka sepatu harus keras untuk mengurangi resiko luka akibat benda tajam yang banyak dipakai dalam pekerjaan konstruksi
  • Kacamata
    Jenis kacamata pekerja konstruksi ini bisa dipakai  untuk melindungi  mata yang rawan terkena debu. Bisa pula melindungi dari bahan dan material berbahaya yang bisa merusak mata.
  • Penutup telinga
    Fungsi utama dari safety equipment pada konstruksi ini ialah intuk melindungi bagian pendengaran dari kebisingan. Karena di lokasi konstruksi akan ditemui banyak mesin dan alat yang menimbulkan bunyi bising.
  • Sarung tangan
    Khususnya bagi pekerja lapangan atau di lokasi konstruksi, alat ini sangat penting. Sarung tangan melindungi dari resiko luka akibat terkena benda keras dan tajam.
  • Helm
    Bukan hanya pekerja, setiap yang datang ke lokasi konstruksi wajib memakai helm. Gunanya ialah untuk melindungi kepala akan resiko kejatuhan benda-benda dari lokasi konstruksi.
  • Masker
    Debu dan material bahan bangunan yang tak kasat mata akan rawan beterbangan. Maka dari itulah, pemakaian masker ini tak boleh disepelekan. Gunanya untuk melindungi saluran pernafasan pekerja agar tidak terganggu
  • Safety Belt
    Alat ini untuk menjaga pekerja di lokasi konstruksi yang berada pada ketinggian atau jika pekerja tersebut bekerja pada posisi yang berbahaya. Resiko jatuh bisa diminimalisir dengan adanya alat berupa sabuk pengaman ini.
  • Tangga
    Alat ini untuk memanjat jika pekerja harus mencapai ketinggian tertentu untuk melakukan pekerjaan konstruksi. Untuk lebih aman harus disertai dengan pemakaian sabuk pengaman.
  • Menyediakan P3K
    Alat dan obat-obatan P3K sangat penting untuk memberikan pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan kerja.

 

Syarat-Syarat Safety equipment  Pada Konstruksi

Untuk bisa melindungi pekerja dari resiko kecelakaan kerja, maka safety equipment pada konstruksi harus memenuhi syarat, sebagai berikut:

  • Penggunaan alat disesuaikan dengan bahaya yang akan dihadapi pekerja
  • Safety equipmentpada konstruksi dibuat dari bahan yang berkualitas dan tahan terhadap resiko yang dihadapi
  • Konstruksinya harus kuat
  • Tidak menimbulkan resiko bahaya bagi pemakainya

Dengan terpenuhinya beberapa syarat di atas, maka keselamatan kerja akan lebih terjamin. Berbagai kerugian pun bisa dihindarkan. Emang mau naggung kerugian akibat kecelakaan kerja karena menganggap K3 ga serius?? Hidup kan ga sebercanda itu 

Write a Reply or Comment