
Kami adalah kontraktor ruang cytotoxic di Jakarta yang menyediakan layanan instalasi ruang cytotoxic dan desain pembangunan. Layanan kami menyesuaikan dengan standar keselamatan ketat seperti di laboratorium, rumah sakit dan farmasi. Sebagai kontraktor cytotoxic room terbaik, kami merancang setiap ruang seoptimal mungkin.
Dengan rancangan ruangan yang aman dan efektif, kami bisa memastikan perlindungan terhadap tenaga medis, lingkungan dan kepatuhan terhadap regulasi kesehatan.
Apa Itu Ruang Cytotoxic dan Mengapa Tidak Bisa Dibangun Sembarangan
Ruang ini memiliki fungsi yang krusial untuk lingkungan rumah sakit atau laboratorium. Desain dan instalasi ruangan tidak boleh dibangun sembarangan agar bisa digunakan secara aman dan efektif.
Fungsi Ruang Cytotoxic dalam Fasilitas Kesehatan
Inilah ruangan yang dirancang untuk menangani dan meracik obat cytotoxic yang biasa digunakan untuk kemoterapi. Laboratorium ini bisa dipakai secara aman untuk mencampur atau persiapan obat kemoterapi yang bisa saja menghasilkan uap berbahaya dan aerosol. Keseluruhan konsep ruang ini fokus pada perlindungan baik itu terhadap tenaga medis maupun lingkungan sekitar.
Tenaga farmasi bisa bekerja dengan aman meski kontak langsung ke bahan-bahan Hazardous Drugs. Sementara lingkungan sekitar di area rumah sakit tidak akan terpapar berbagai kontaminan toksik. Ruangan ini juga dibuat dengan tata aliran udara dan pengaturan zona yang ketat agar menghindari paparan silang menuju area non-hazardous.
Risiko Jika Desain dan Instalasi Tidak Sesuai
Seluruh desain dan instalasi ruangan ini harus disesuaikan dengan fungsi utama yaitu perlindungan dan preparasi obat yang aman. Jika alur udara tidak terkontrol, bisa menyebabkan kontaminasi silang yang berbahaya ke pasien di area lain. Ketidaksesuaian desain dan instalasi bisa juga membahayakan personel medis jika menghirup zat/ uap toksik secara tidak sengaja.
Ruang Lingkup Pekerjaan Kontraktor Ruang Cytotoxic
Apa saja cakupan pekerjaan kontraktor ruang cytotoxic Jakarta? Mulai dari merencanakan layout & zonasi ruangan, sistem HVAC & pengendalian aliran udara dan sistem filtrasi & exhaust.
Perencanaan Layout dan Zonasi Ruangan
Area bersih adalah area untuk persiapan obat dan gowning atau mengenakan baju pelindung, tidak ada pencampuran obat sehingga harus steril. Sementara area terkontaminasi adalah area untuk handling/ compounding atau pencampuran obat. Di antaranya diperlukan ruang transisi dan kotak non-pintu untuk lewat barang.
Alur gerak personel adalah masuk ke gowning room, ke anteroom (transisi) lalu ke handling room dengan satu arah sementara untuk keluar ada jalur terpisah. Sedangkan untuk material, melewati pass box baik itu masuk maupun keluar yang bisa mencegah zat bocor.
Sistem HVAC dan Pengendalian Aliran Udara
Dengan sistem HVAC plus pengendalian aliran udara, bisa mengontrol tekanan udara dan alur masuk-keluar udara. Tekanan udara ruangan dibuat lebih rendah dari tekanan udara di luar (-2.5 s/d -7.5 Pa) supaya kontaminan tidak menyebar ke area lainnya. HVAC bisa menunjang aliran udara keluar melalui satu arah seperti dengan damper atau blower.
Ruang ini juga didesain dengan HEPA filter untuk menyaring udara masuk agar dibersihkan lalu exhaust atau udara keluar akan melalui saluran yang dibuat khusus. Saluran ini bisa dipasang di dinding atau lantai yang berfungsi membuang zat toksik. Prinsip utama HVAC di ruang ini adalah untuk tujuan containment yaitu mencegah aerosol toksik atau uap berbahaya keluar ruangan.
Sistem Filtrasi dan Exhaust
Sistem filtrasi dibutuhkan untuk menyaring udara sebelum akan dibuang sementara sistem exhaust bisa mencegah penyebaran kontaminan. Sistem ini bisa memastikan exhaust keluar 100% dedicated atau tidak kembali menuju sistem umum. Sistem exhaust juga membutuhkan genset atau UPS untuk mengantisipasi ketika listrik padam.
Spesifikasi Teknis Utama Ruang Cytotoxic
Ruang cytotoxic membutuhkan spesifikasi teknis tertentu termasuk:
Tekanan Ruangan dan Pergantian Udara
Pengendalian tekanan ruangan berarti mengatur tekanan udara lebih rendah dari luar ruangan supaya udara kotor hanya keluar melalui exhaust saja. Area bersih, koridor atau area lain tidak akan terkontaminasi silang. Filter HEPA bisa memastikan udara tetap bersih dan aman dari zat toksik.
Spesifikasi seperti ini bisa memastikan pasien rentan tidak terinfeksi zat berbahaya. Petugas medis di lokasi juga bisa menghirup udara sehat.
Suhu dan Kelembaban Ruangan
Temperatur harus diatur pada 20oC + 2oC dengan kelembaban udara maksimal 60%. Pengaturan ini diperlukan untuk menjaga stabilitas obat, kenyamanan kerja dan keselamatan personel.
Material Interior dan Finishing
Material bangunan yang digunakan harus non-shedding, tidak berpori dan memiliki permukaan yang halus. Syarat komponen bangunan lainnya adalah harus resisten terhadap pertumbuhan mikroba (lantai vinyl, plafon panel metal dan dinding panel) dan tahan terhadap bahan-bahan kimia. Seluruh material interior dan finishing juga harus mudah dibersihkan untuk efisiensi operasional.
Standar dan Prinsip Keselamatan dalam Ruang Cytotoxic

Ruang cytotoxic memerlukan standar ketat untuk memastikan keselamatan kerja, berikut penjelasannya:
Prinsip Pengendalian Paparan
Diperlukan pengendalian paparan yang efektif agar tenaga kerja bisa terlindungi dari paparan zat berbahaya. Penggunaan pass box bisa mencegah perpindahan zat asing ke ruang steril/ bersih. Bukan hanya sistem ventilasi yang penting tapi juga kewajiban personel medis untuk mengenakan APD terkait.
Hubungan Desain Ruang dengan Keselamatan Kerja
Setiap syarat-syarat teknis diperlukan dalam desain & pembangunan ruang cytotoxic. Mulai dari tekanan negatif -2.5 sampai -7.5 Pa terhadap area transisi (anteroom) hingga sistem exhaust 100% dedicated. Begitu juga dengan syarat teknis lainnya yang harus dipastikan karena beresiko terhadap kesehatan personel medis.
Jika diabaikan, petugas medis dikhawatirkan mengalami risiko kelainan genetik, kanker dan sebagainya. Dampak lainnya adalah kemungkinan infeksi pada pasien lain dan pelanggaran terhadap regulasi.
Proses Pembangunan Ruang Cytotoxic oleh Kontraktor
Jasa instalasi ruang cytotoxic profesional memastikan pembangunan cytotoxic room yang sesuai standar ISO dan KARS yang ketat hingga spesifikasi teknis mendetail. Mulai dari tata udara, dinding, passbox dan detail spesifikasi lainnya disesuaikan dengan kebutuhan penanganan obat dan perlindungan tenaga medis.
Survey dan Analisis Kebutuhan
Pertama-tama, kontraktor akan survey dan menganalisis kebutuhan secara menyeluruh. Bukan hanya soal luas ruangan saja tapi juga jumlah orang, posisi matahari, fungsi ruangan dan aspek teknis lain yang memang diperlukan.
Instalasi dan Integrasi Sistem
Instalasi dilakukan berdasarkan orientasi terhadap keselamatan kerja. Semuanya dipasang dengan teliti seperti jalur pipa, ducting, sistem kontrol dan lainnya. Instalasi rapi ini bukan hanya untuk visual lebih baik tapi agar performa teknis bisa optimal.
Sebagai kontraktor ruang cytotoxic, kami menggunakan sistem HVAC yang bukan hanya minim gangguan dan tahan lama saja tapi juga mudah untuk Anda rawat. Jadi, tenaga kerja bisa fokus ke operasional mereka masing-masing. Struktur bangunan seperti lantai vinyl, plafon metal dan dinding panel juga terintegrasi dengan baik ke fungsi HVAC dan exhaust.
Pengujian dan Validasi Fungsi Ruangan
Kontraktor menyediakan dukungan teknis menyeluruh termasuk untuk peningkatan sistem jika diperlukan, troubleshooting dan perawatan rutin. Jika Anda butuh bantuan, Anda bisa menghubungi kontraktor dan tim mereka akan merespons cepat.
Cara Menilai Kompetensi Kontraktor Ruang Cytotoxic

Pilihlah kontraktor yang bisa diandalkan, berikut beberapa cara untuk menilai seberapa bagus kompetensi mereka:
Pengalaman Proyek Sejenis
Pilihlah kontraktor yang bukan hanya fokus ke penyelesaian instalasi tapi juga perlindungan melalui kontrol udara yang aman dan bersih. Anda bisa cek portofolio kontraktor apakah sudah terbiasa menangani proyek yang sama atau tidak. Pelajari juga testimoni jika ada untuk lebih memastikan kualifikasi mereka.
Pemahaman Teknis Tim
Pilihlah kontraktor yang bekerja dengan teknisi bersertifikat. Ini bisa dipastikan dengan cleanroom qualification, sertifikasi K3 dan validasi HVAC. Pastikan tim tersebut sudah terbiasa dengan kondisi lapangan baik itu untuk lingkup industri maupun rumah sakit.
Dokumentasi dan Hasil Pengujian
Pilih kontraktor dengan manajemen proyek yang baik, baik itu dari progress report yang transparan, koordinasi antar divisi, pengelolaan proyek digital dan sebagainya. Anda bisa coba meminta dokumentasi dan sertifikat/ hasil pengujian yang bisa menjadi bukti profesionalitas kontraktor.
Kesalahan Umum dalam Proyek Ruang Cytotoxic
Ada beberapa kesalahan umum yang perlu dihindari dalam proyek ruang cytotoxic termasuk:
Desain Fokus Estetika Tanpa Fungsi Teknis
Beberapa kontraktor maupun klien terlalu mementingkan estetika hingga menomorduakan sisi teknis. Jika hal ini dibiarkan, lebih besar kemungkinan terjadinya kontaminasi silang. Lebih baik untuk fokus ke material yang resisten mikroba, alur searah, zonasi area bersih dan area terkontaminasi.
Sistem HVAC Tidak Spesifik Cytotoxic
Sistem HVAC yang digunakan harus menyesuaikan dengan standar cytotoxic room bukan yang umum atau untuk jenis area lain. HVAC ini harus memakai dedicated 100% exhaust, HEPA filter dan penyesuaian lainnya.
Tidak Melakukan Pengujian Menyeluruh
Jika pengujian tidak dilakukan menyeluruh, bisa saja melewatkan cacat krusial seperti kepekaan sensor, kebocoran damper dan sebagainya. Maka dari itu, pengujian seperti smoke test, uji aliran udara, dan DOP/PAO test diperlukan.
Kapan Fasilitas Membutuhkan Ruang Cytotoxic

Atas kondisi atau tujuan tertentu, beberapa fasilitas membutuhkan cytotoxic room termasuk:
Rumah Sakit
Ruang ini biasanya diperlukan pada bagian unit kemoterapi dan farmasi sentral. Jika ingin memastikan efisiensi operasional, keselamatan kerja dan akreditasi, ruang cytotoxic rumah sakit adalah suatu kebutuhan. Rumah sakit terkait bisa mendapatkan citra profesional dan lebih memungkinkan mendapatkan akreditasi tinggi.
Klinik Onkologi
Klinik onkologi juga membutuhkannya karena berhubungan dengan campur obat cytotoxic. Butuh area khusus jika harus meracik obat sementara jika hanya distribusi, drug cabinet biasanya menjadi pilihan.
Laboratorium Farmasi
Ruang ini juga diperlukan untuk laboratorium farmasi yang mengolah dan mengemas obat kanker misalnya. Biasanya dibutuhkan cleanroom 10.000 terutama untuk penanganan obat dalam jumlah besar. Fungsinya bisa mencegah zat berbahaya menyebar ke bilik lain.
Pentingnya Kontraktor yang Memahami Risiko dan Standar
Penting untuk memilih kontraktor ruang cytotoxic yang memahami lengkap standar utama seperti sistem HVAC/ filtrasi, standar KARS, standar Permenkes dan ISO. Mereka juga harus bisa menyesuaikan secara fleksibel berdasarkan kebutuhan di lokasi.
Kontraktor harus paham risiko secara mendalam karena ini menyangkut keselamatan banyak orang terutama untuk rumah sakit atau laboratorium besar. Lebih dari sekadar membangun ruangan, kontraktor harus paham detail teknis yang bisa memastikan keselamatan pasien dan personel medis. Jika cytotoxic room tidak berfungsi optimal, bisa berakibat pada risiko mutasi genetik, kanker dan sebagainya.
Kami adalah kontraktor ruang cytotoxic Jakarta terbaik yang memiliki tim dengan pemahaman teknis mendalam, berpengalaman panjang dan menyediakan dokumentasi maupun hasil pengujian.