Kontraktor HVAC · Rumah sakit, universitas, dan lembaga penelitian

Laboratorium Biosafety dan Lab PCR yang Aman untuk Penggunanya

Perancangan alur ruang, tekanan bertingkat, dan filtrasi buangan sesuai tingkat biosafety yang Anda butuhkan — supaya sampel berbahaya tidak pernah keluar dari zonanya.

10+tahun pengalaman HVAC
Gratiskonsultasi & survei
NasionalMedan, Jakarta & kota besar
Biosafety Lab / Lab PCR
Konsultasi & Survei Gratis
Tim Engineer Berpengalaman
Distributor & Mitra Resmi
Melayani Medan, Jakarta & Kota Besar
Penjelasan

Our Laboratorium Services

1. Instalasi Lab oratorium Dalam Gedung 2. Instalasi Biosafety Lab Container

Pengenalan Biosafety Laboratorium

Biosafety adalah istilah dalam dunia kesehatan untuk pelaksanaan dalam penggunaan teknologi dan segala jenis peralatan yang dapat melindungi peneliti dari zat berbahaya seperti sampel penyakit menular atau jenis zat berbahaya lainnya. agar tetap steril dan tidak membawa zat berbahaya tersebut keluar dari Laboratorium.

Biosafety Level Laboratoirum atau Biosafety Lab merupakan Area khusus yang di gunakan untuk meneliti sampel berbahaya yang di desain dengan sistem tata udara yang telah di rekayasa untuk melindungi peneliti agar tidak terinfeksi dan tidak membawa patogen berbahaya keluar dari area Laboratorium.

Pengenalan Biosafety Laboratorium

Syarat – Syarat Pembuatan Biosafety Lab

Dalam perencanaan pembangunan Biosafety pemerintah telah mengatur syarat-syarat khusus dalam KEPMENKES RI NO. HK.01.07/MENKES/4642/2021 tentang “ PENYELENGGARAAN LABORATORIUM PEMERIKSAAN CORONAVIRUS DISEASE 2019 (COVID-19)”. Silahkan klik disini untuk mendownload salinan nya = DOWNLOAD.

Juga ada Standar untuk Mobile Lab KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN NOMOR HK.02.02/I/4988/2020 TENTANG PENETAPAN STANDAR LABORATORIUM BERGERAK (MOBILE LABORATORIUM) BIOSAFETY TINGKAT 2 UNTUK PEMERIKSAAN CORONAVIRUS DISEASE 2019 (COVID-19), Klik disini ” DOWNLOAD “.

Syarat – Syarat Pembuatan Biosafety Lab

Peralatan Utama Lab BSL – Biological Safety Laboratorium

Peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk membangun Biosafety Laboratorium? Item – item yang dibutuhkan dalam instalasi tata udara Biosafety Lab sebagai berikut: Klik pada judul di bawah ini untuk melihat detail nya.

Peralatan Utama Lab BSL – Biological Safety Laboratorium

1. Biological Safety Cabinet

Biological Safety Cabinet atau Biosafety Cabinet adalah area kerja khusus laboratorium dengan ventilasi udara yang telah direkayasa untuk mengamankan pekerja yang bekerja dengan sampel material, lingkungan dan sampel material dari kemungkinan bahaya terkontaminasi atau menimbulkan penyebaran bakteri atau virus yang bersifat patogen. Biosafety cabinet mempunyai beberapa kelas keamanan, dan tujuan kelas keamanan ini juga berbeda-beda. Cara Kerja Prinsip kerja BSC (Biological Safety Cabinet) yaitu menciptakan aliran masuk udara untuk melindungi operator yang sedang menangani sampel biologis yang berisiko dengan membuang udara keluar melalui HEPA (High Efficiency Particular Air) filter. Tujuan dari penggunaan BSC terutama dalam laboratorium mikrobiologi yaitu untuk melindungi operator dari mikroorganisme. Kebanyakan BSC juga menawarkan produk yang dapat menjaga sampel dari kontaminan ruangan.Pada umumnya terdapat dua jenis BSC berdasarkan kecepatan aliran udaranya, pertama berdasarkan EN12469 (EU) yaitu berkecepatan di atas 0.40 m/s. Kedua, berdasarkan NSF/ANSI 49 (USA) berkecepatan di atas 0.50 m/s.

1. Biological Safety Cabinet

2. Exhaust Fan

Adapun untuk menjaga tekanan agar berada di titik negative, dibutuhkan exhaust fan. Exhaust fan merupakan jenis kipas angin yang tidak hanya menciptakan udara, tapi juga memiliki fungsi membantu sirkulasi udara dalam ruangan agar tetap bersih dan segar.Dalam ruang isolasi, Exhaust fan berada pada suatu titik dalam sistem saluran yang akan memastikan saluran berada di bawah tekanan negatif selama pengkondisiannya di dalam ruangan. Exhaust fan bekerja dengan cara menyedot atau menghisap udara. Alat ini berbeda dengan jenis kipas angin biasa yang hanya menciptakan angin saja.Setelah menyedot atau menghisap udara di dalam ruangan alat ini akan mengalirkan udara kotor tersebut dan membuangnya ke luar ruangan.Penyedotan dan pembuangan udara kotor akan membuat kualitas udara di dalam ruangan menjadi lebih baik. Hal ini karena volume udara kotor di dalam ruangan menjadi berkurang.Kemudian udara bersih dari luar ruangan akan masuk ke dalam ruangan melalui lubang ventilasi dan menggantikan udara kotor yang telah terhisap. Proses ini terjadi berulang kali selama exhaust fan tepasang dengan baik.

2. Exhaust Fan

3. Sandwich Panel

Dinding laboratorium harus terbuat dari bawah anti bacteria karena apabila tidak maka bakteri akan mudah lengket pada permukaan dinding yang akan membuat partikel kecil ini dapat membahayakan karena tidak dapat di kontrol melalui rekayasa tata udara untuk masuk ke sistem filtrasi untuk di sterilisasi.Penggunaan Sandwich Panel, Pir Panel atau juga Epoxy merupakan bahan untuk dinding yang anti bakteri sehingga aman untuk mengontrol partikel berbahaya di dalam Lab.

3. Sandwich Panel

4. Hepa Filter

Hepa Filter diperlukan di BSL-3 untuk pemurnian udara. Tujuannya agar virus, bakteri, dan partikel buruk di udara lainnya tidak cepat menyebar dan berkembang biak.

HEPA adalah akronim dari High Effeciency Particulate Air, yang berarti, HEPA filter adalah filter udara dengan particulate efisiensi yang tinggi. Filter jenis ini baik untuk digunakan sebagai pembersih atau implementasi ruang-ruang dengan pengkondisian udara khusus.

Selain HEPA, ada 2 jenis filter lainnya yaitu Pre dan Medium Filter. Namun untuk bisa mendapat klaim HEPA, filter tersebut harus diuji melalui Institut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lingkungan. Hasil dari pengujian tersebut adalah yang menyatakan bahwa HEPA filter mampu menangkap 99.97% partikel terkecil 0.3 mikron atau yang lebih besar.

  • Partikel yang berukuran sedang ditangkap oleh serat melalui intersepsi saat mereka bergerak melewati filter.
  • Sedangkan partikel yang lebih kecil dihamburkan saat mereka melakukan perjalanan melalui filter hingga akhirnya bertabrakan dengan serat dan terperangkap.
4. Hepa Filter

HEPA filter menangkap kontaminan udara dalam jaring serat yang kompleks. Metode tangkapnya juge berbeda, bergantung pada ukuran partikel.

Cara yang dimaksud adalah impaksi, inersia, difusi, intersepsi atau pengayaan.

Biosafety Lab / Lab PCR

5. Bar Grill

Menjadi sebuah persyaratan mutlak agar ruangan menjadi nyaman adalah saat sirkulasi dan temperatur udara berada pada kondisi optimal. Untuk itu, dibutuhkan Bar Grille.

Bar Grille ini berfungsi dalam sistem pemanas atau pendingin ruangan yang terintregrasi pada sistem ducting atau AC central. Jadi, Bar Grill ini berfungsi sebagai jalan yang memepermudah kembalinya udara dari ruangan ke sistem pemanas atau pendingin central.

Dengan cara ini, memungkinkan sebuah ruangan tetap berada pada suhu yang stabil sesuai keinginan pemakai. Dalam hal ini, tungku pusat atau AC yang berfungsi sebagai penghangat atau pendingin ruang mendorong udara keluar melalui sistem saluran udara ke ruangan dengan dikendalikan oleh pengontrol suhu.

5. Bar Grill

Di sisi lain Bar Grille juga berfungsi sebagai jalan untuk menarik udara ruangan (system return) menuju sistem pemanas atau pendingin pusat untuk di sesuaikan dan dikirim kembali sesuai keinginan pemakai ruang. Sehingga pada dasarnya ia berfungsi sebagai jalan sekaligus tempat sirkulasi udara berlangsung agar suhu ruang dalam posisi tekanan udara dan suhu yang stabil.

Biosafety Lab / Lab PCR

6. Scrub Station

Scrub Station penting untuk menjaga BSL tetap steril, dan penting untuk kesehatan dan keselamatan para petugas.Scrub Station berfungsi sebagai stasiun scrub untuk petugas atau staff lainnya menggosok tangan dan lengan mereka sebelum atau sesudah melakukan prosedur kerja.

Dengan melakukan scrub tangan sebelum atau sesudah bekerja, para petugas turut mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk mengurangi virus, kuman maupun pathogen yang dapat mengurangi risiko Infeksi Terkait Kesehatan.

6. Scrub Station

Level – Level Biosafety Level Laboratorium

Dalam aturan organisasi kesehatan dunia (WHO, 2004), tingkat keamanan laboratorium biologi atau biosafe level (BSL) terbagi menjadi 4. Semakin tinggi kelasnya, semakin berbahaya sampel penyakit yang diteliti.

Menurut berbagai sumber, Indonesia baru memiliki laboratorium dengan tingkat kemanan tertinginya ada di level 3. BSL 3 itu ada di Institute of Human Virology and Cancer Biology Universitas Indonesia, Institut Penyakit Tropis Universitas Airlangga Surabaya, dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. Untuk melakukan swab test terhadap corona, setidaknya dibutuhkan Lab Biosafety Level 3.

Lab BSL memiliki 4 level sesuai dengan tingkat bahaya sampel yang di teliti di dalamnya, sebelum kita membahas Level BSL kita harus tahu dahulu tingkatan Clean Room atau Standar level ISO Ruang Steril, seperti tabel di bawah ini.

Level – Level Biosafety Level Laboratorium

Harga Instalasi Biosafety Lab

Untuk kisaran harga instalasi satu Ruangan Laboratorium dalam gedung bergantung pada luas ruangan dan tingkatan ISO yang mau di capai sehingga untuk detail anggaran yang dibutuhkan harus menyesuaikan dengan detail kebutuhan dan kondisi lapangan. ini juga berlaku untuk Biosafety Lab Container dan Mobile Lab PCR.

Jika Anda memiliki kebutuhan dalam instalasi Biosafety Lab baik itu Tender, Kebutuhan Rumah Sakit, Kebutuhan Dinas Kesehatan, atau kerjasama sebagai subkon silahkan klik tombol konsultasi di bawah ini dan isi formnya.

Harga Instalasi Biosafety Lab
Kenapa Kontraktor HVAC

Yang Membedakan Kami dari Penawaran Lain

Klaim “profesional” dan “berpengalaman” bisa ditulis siapa saja. Ini yang bisa kami tunjukkan buktinya.

Pengalaman lebih dari 15 tahun

Menangani proyek tata udara sejak 2010-an untuk rumah sakit, industri, dan gedung komersial — bukan kontraktor musiman.

Dipercaya rumah sakit di banyak daerah

Di antaranya RS Columbia Asia Medan, RS Al-Ihsan Jawa Barat, RS Haji Medan, RS Adam Malik, RS Grand Medistra Lubuk Pakam, dan RSUD Zainal Abidin Banda Aceh.

Perencanaan dengan BIM Revit

Jalur ducting dan pipa dimodelkan bersama disiplin lain sejak awal, sehingga bentrok instalasi ketahuan di layar — bukan setelah plafon terpasang.

Mengacu SNI, standar Kemenkes, dan ASHRAE

Perhitungan tekanan ruang, pertukaran udara, dan filtrasi mengikuti standar yang dipakai surveior akreditasi, lengkap dengan dokumentasinya.

Satu tanggung jawab, dari desain sampai purna jual

Perencanaan, pengadaan unit, instalasi, dan perawatan ditangani tim yang sama — tidak ada saling lempar saat ada masalah.

Kantor di Medan dan Jakarta, proyek seluruh Indonesia

Tim dan gudang di dua kota, dengan pengalaman mengerjakan proyek dari Aceh sampai Sulawesi.

Video

Lihat Lebih Dekat

Penawaran & Konsultasi Gratis

Butuh Solusi Biosafety Lab / Lab PCR?

Ceritakan kebutuhan dan kondisi lokasi Anda. Tim kami memberi rekomendasi beserta perkiraan biaya — tanpa biaya konsultasi, tanpa kewajiban membeli.

0811‑6565‑387

Kontraktor HVAC — konsultasi, survei, penawaran, instalasi, hingga purna jual.

Konsultasi Gratis