Pengaturan Tata Udara Positif Dan Negatif: Desain HVAC Untuk Covid-19  

Bulan lalu, Kontraktor HVAC berkesempatan memberi informasi tentang pengaturan tata udara untuk penanganan pasien covid-19 melalui stasiun TV swasta. Ada beberapa pertanyaan yang kami terima.

Salah satunya kapan harus menggunakan tekanan udara positif, kapan harus menggunakan tekanan udara negative. Lebih jelas, kami telah mengelaborasi hasil liputan tersebut melalui postingan berikut ini.      

Ketika udara dalam suatu bangunan mengandung partikel berbahaya, mengontrol arah aliran udara menjadi sesuatu yang penting. Karena berdasarkan WHO, penularan virus corona kebanyakan terjadi pada jarak pendek.

Ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, orang lain bisa saja terkena tetesan virus, terutama mereka yang berjarak kurang dari 1 meter. Oleh karenanya, kita juga dihimbau untuk jaga jarak minimal 1 meter. Meski begitu, transmisi melalui udara tidak bisa dikesampingkan.

Sebab ada tetesan yang lebih kecil dan lebih ringan yang tetap berada di udara, berjalan lebih dari 1 meter dari sumbernya. Hal yang harus kita lakukan agar virus yang lebih kecil itu tidak semakin menyebar adalah dengan mengontrol aliran udara. 

Sebagai ahli sistem tata udara, Kontraktor HVAC dapat mengontrol pergerakan udara dengan menerapkan prinsip dasar fisika, yaitu udara bergerak dari area bertekanan tinggi ke area bertekanan rendah. Tetesan udara dengan SARS-CoV-2 tidak bisa berpindah ke ruangan dengan tekanan udara lebih tinggi dari sumbernya.

Saat megaplikasikan sebuah ruangan, kita bisa menentukan sistem tekanan udara di ruangan dengan menggunakan tekanan positif atau negatif:

  • Tekanan positif berarti ruangan memiliki tekanan udara lebih tinggi daripada lingkungan di sekitarnya.
  • Sementara, tekanan negatif menunjukkan tekanan udara yang lebih rendah daripada daerah sekitarnya.

Dengan meningkatkan sistem HVAC untuk pencegahan dan penanganan COVID-19, kita bisa menciptakan kondisi dalam ruangan yang lebih aman dalam ruangan. Dengan demikian, kita bisa dengan mudah melanjutkan kehidupan new normal.

Lalu, Kapankah Tekanan Positif Digunakan?

Tekanan positif digunakan untuk mencegah udara keluar dari ruangan. Misalnya, ketika kita punya ruang penyimpanan dengan bahan sensitif, tekanan positif dapat digunakan untuk mencapai kontrol yang lebih baik terhadap kondisi udara dalam ruangan.

Selain itu, beberapa yang biasa menggunakan tekanan positif adalah:

  •       Rumah sakit biasanya menggunakan tekanan positif untuk merawat pasien dengan kekebalan tubuh yang lemah
  •       Ini mencegah kebocoran udara dari area lain ke dalam ruangan, melindungi pasien dari patogen di udara

Kapan Tekanan Negatif Digunakan?

Tujuan penggunaan tekanan negative adalah untuk mencegah udara keluar. Tekanan negatif biasanya digunakan ketika ruangan berisi sumber polusi udara. Dalam hal ini, partikel berbahaya diarahkan ke sistem pembuangan, tanpa membiarkannya menyebar ke area bangunan lainnya.

Selama pandemic, rumah sakit menggunakan ruangan bertekanan negative untuk merawat pasien terinfeksi virus corona. Dengan perawatan seperti ini, pathogen di udara tidak dapat menyebar ke area lain dan melindungi staf medis dan pasien lain.

Karena tekanan negatif menjebak udara di sebuah ruangan, patogen ditangkap lebih efektif oleh pemurnian udara dan sistem pembuangan.

Di luar pengaturan perawatan kesehatan, tekanan negatif biasanya digunakan di kamar dengan sumber kelembaban dan polusi udara. Beberapa contohnya adalah dapur, kamar mandi, dan garasi parkir.

Menambah Ventilasi Untuk Kenyamanan yang Lebih

Perlu diingat bahwa desain HVAC tidak dapat mencegah coronavirus dengan sendirinya. Tindakan HVAC pun, bukan bermaksud sebagai pengganti untuk panduan sebelumnya yang diberikan oleh WHO.

Untuk membuat interior bangunan seaman mungkin, tekanan dapat dikombinasikan dengan langkah-langkah lain yang meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, diantaranya:

  •  Menambah ventilasi udara luar sebanyak mungkin. Sedangkan sistem ventilasi yang dikendalikan permintaan (DCV) harus dinonaktifkan sementara, karena mengurangi aliran udara sebagai respons terhadap ruangan.
  • Menambah penyaringan udara seperti Filter HEPA portable. Jika membutuhkan Hepa Filter Portabel, bisa menghubungi nomer di bawah ini.
  • Iradiasi kuman ultraviolet (UVGI) dapat membunuh patogen, baik di permukaan maupun di udara. Jadi, adiasi pada pita frekuensi UV-C adalah yang paling efektif melawan kuman.

Ketika aliran udara dikendalikan dengan tekanan ruangan, dan sistem HVAC ditingkatkan dengan langkah-langkah yang dijelaskan di atas, risiko penularan COVID-19 melalui udara bisa diminimalisir.

Namun tetap diingat bahwa setiap bangunan itu unik, maka untuk menemukan kombinasi optimal kualitas udara, konsultasi melalui ahlinya adalah awal investasi.

KONSULTASIKAN PROJEK ANDA KEPADA KAMI

Dengan pengalaman selama 15 tahun, kami dipercaya menyelesaikan berbagai projek tata udara  dalam hal Instalasi (Heating, Ventilating, & Air Conditioning) & Pengadaan 

Diantara nya : Rumah Sakit, Apartemen, Industri, Pemerintahan, Rumah Ibadah, Perumahan.

Isi form di bawah ini untuk  mendapatkan pelayanan terbaik dari kami

Write a Reply or Comment