Instalasi AC Central Instalasi AC Central Dan Split Ducted

Sistem Kerja AC Sentral

Sistem Kerja AC Sentral – Jika kalian mengunjungi mall ataupun gedung-gedung perkantoran, disana kita dapat merasakan hawa dingin dari ruangan tersebut akan tetapi kita tidak melihat alat pendingin yang terpasang di sekitarnya. Dan apabila kita perhatikan di langit-langit ruangan tersebut terdapat lubang udara / diffuser yang menyemburkan udara dingin. Sistem udara yang kita lihat, itulah yang dimaksud dengan Sistem Kerja AC sentral.

Apa itu AC Sentral?

AC Sentral merupakan suatu sistem air conditioning dimana proses pendinginan udara terpusat pada suatu lokasi yang kemudian didistribusikan / dialirkan ke seluruh isi gedung dengan kapasitas yang sesuai dengan ukuran ruangan dan isinya dengan menggunakan saluran udara / ducting ac.

Sistem AC Sentral: System Air Cooled dan Water Cooled Chiller

Sistem AC central berdasarkan media pendingin yang digunakan pada evaporatornya dapat terbagi menjadi 2, yaitu :

  1. System Air Cooled (Direct Expansion System)
  2. Water Cooled Chiller (Water System)

System Air Cooled (Direct Expansion System)


Refrigerant bersirkulasi secara langsung sebagai media perpindahan panas. Panas ruangan akan diserap refrigeran dingin pada Evaporator yang menyebabkan refrigerant berubah fase dari liquid menjadi uap. Uap refrigeran dihisap oleh compressor kemudian dikompresi sampai pada tekanan kondensasinya. Refrigeran pada kondisi tekanan tinggi ini akan melepaskan panasnya ke media pendingin di condenser dan mengakibatkan berubahnya fase refrigeran dari uap menjadi liquid. Kondisi refrigerant liquid dengan tekanan tinggi tersebut akan diekspansi oleh sebuah throttling valve hingga menjadi liquid bertekanan rendah diikuti pula dengan penurunan temperatur. Yang kemudian akan mengalir ke evaporator. Seterusnya sehingga terbentuk sebuah siklus refrigerasi lengkap.

Water Cooled Chiller (Water System)

Sistem AC Water System terdiri atas tiga sistem utama, yaitu: Chiller, Cooling Water dan Chilled Water. Sistem refrigerasi terdiri dari dua water-cooled chiller yang menyerap panas dari Chilled water dengan bantuan pompa Chiller Water Pump (CHWP) dan membuang panas ke cooling water dengan bantuan pompa Cooling Water Pump (CWP). Chiller 1 dan chiller 2 merupakan hermetic sentrifugal liquid chiller dengan refrigeran R-134a dan kapasitas pendinginan 400 TR untuk setiap chiller. Sistem chiller terintegrasi di dalam sebuah plant dengan system cooling water dan sistem chilled water. Chiller plant mendinginkan atau menyerap panas dari fasilitas di dalam gedung.

Pada unit pendingin atau Chiller yang menganut sistem pemeriksaan uap, komponennya terdiri dari kompresor, kondensor, alat perluasan dan evaporator. Pada Chiller sering kali kondensornya adalah air-cooled condenser. Udara untuk mendinginkan kondensor dialirkan melewati pipa yang kemudian outputnya didinginkan dengan evaporative cooling pada menara pendingin.

Pada komponen evaporator, jika sistemnya tidak langsung pendingin maka fluida yang didinginkan tidak langsung udara tetapi dialirkan melewati sistem pemipaan. Air yang mengalir pada evaporator dialirkan mengarah ke sistem penanganan udara (AHU) mengarah ke koil.

Prinsip kerja secara simpel pada satuan darurat adalah menyedot udara dari ruangan (kembali udara) yang kemudian dibaur dengan udara segar dari lingkungan (udara segar) dengan komposisi yang dapat disesuaikan-ubah sesuai keinginan. Filter yang digunakan adalah filter, fan sentrifugal dan koil. Setelah itu udara yang memiliki suhu yang sama memungkinkan untuk masing-masing ruangan melalui saluran (ducting) yang sudah diatur terlebih dahulu ke tempat yang jauh baik dapat terjangkau.

Aliran udara pada AC Sentral

Skema sistem kerja AC sentral

Beberapa kekurangan dari sistem ini ialah jika satu komponen mengalami kerusakan dan sistem AC sentral tidak hidup maka seluruh ruangan tidak akan menikmati udara sejuk. Selain itu jika temperatur udara terlampau rendah atau dingin maka pengaturannya harus pada termostat di koil pendingin pada komponen AHU. Dari keterangan diatas, jelas sistem AC Sentral sangat bertolak belakang dengan AC Split baik dari sisi fungsi maupun dari sisi instalasi. Istilah Sistem AC Sentral diperuntukkan guna instalasi AC di satu gedung yang tidak mempunyai pengatur suhu sendiri-sendiri (misalnya per ruang). Semua dikontrol di satu titik dan lantas hawa dinginnya didistribusikan dengan pipa ke ruangan-ruangan. Dengan AC sentral yang dapat dilakukan hanya mengecilkan dan memperbanyak lubang lokasi hawa dingin AC ke ruang kita. Contoh AC sentral ialah di mall, gedung mimbar, gedung perkantoran yang luas atau di dalam bis ber AC.

Baca juga : Sistem Water Cooled Chiller dan Pompa Distribusi

KONSULTASIKAN PROJEK ANDA KEPADA KAMI

Dengan pengalaman selama 15 tahun, kami dipercaya menyelesaikan berbagai projek tata udara dalam hal Instalasi (Heating, Ventilating, & Air Conditioning) & Pengadaan

Diantara nya : Rumah Sakit, Apartemen, Industri, Pemerintahan, Rumah Ibadah, Perumahan.

Isi form di bawah ini untuk mendapatkan pelayanan terbaik dari kami

Write a Reply or Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.