Daerah pengendalian adalah daerah kerja yang memerlukan tindakan proteksi dan ketentuan keselamatan khusus untuk mengendalikan paparan normal dan untuk mencegah atau membatasi tingkat paparan potensial. Kriteria daerah pengendalian sesuai dengan Perka BAPETEN No. 4 Tahun 2013 adalah pekerja yang berpotensi menerima paparan radiasi melebihi 3/10 NBD (Nilai Batas Dosis) pekerja radiasi (dosis efektif 6 mSV/tahun, dosis ekivalen lensa mata 6mSv/tahun dan dosis ekivalen untuk tangan, kaki dan kulit 150mSv/tahun) dan atau yang berpotensi kontaminasi.Sistem tata udara pada daerah pengendalian adalah system satu arah/udara segara 100% (Once Through System/All Fresh Air), pada sistem ini menggunakan udara segar 100% yang sudah diolah hingga memenuhi persyaratan kondisi suatu ruang, kemudian dibuang ke atmosfer. Sistem ini berguna untuk mencegah udara tercemar disirkulasikan Kembali.
- Daerah supervisi adalah daerah kerja diluar daerah pengendalian yang memerlukan peninjauan terhadap paparan kerja dan tidak memerlukan tindakan proteksi atau ketentuan keselamatan khusus. Kriteria daerah supervisi adalah daerah dimana pekerja berpotensi menerima paparan radiasi melebihi 1mSv/tahun dan kurang dari 3/10 NBD pekerja radiasi (dosis efektif 6 mSv/tahun, dosis ekivalen lensa mata 6mSv/tahun dan dosis ekivalen untuk tangan, kaki dan kulit 150mSv/tahun) dan bebas kontaminasi. System tata udara pada daerah supervise adalah Recycle Sistem (sistem resirkulasi), pada sistem ini udara dari ruangan disirkulasikan kembali dan tidak dibuang ke lingkungan, biasanya sistem ini digunakan pada ruangan yang udaranya relatif bersih dan tidak terkontaminasi zat berbahaya.
System Exhaust merupakan hal yang sangat diprioritaskan dalam pengoperasian sistem HVAC fasilitas instalasi nuklir. Dimana exhaust fan ini sebagai salah satu penunjang stabilitas flow pattern pada fasilitas instalasi nuklir ini.

Baca Juga : Pengertian Chiller dan pembagian jenisnya
Sistem exhaust fan digunakan untuk membuang udara yang berada di dalam ruangan kontaminasi tinggi ke lingkungan dengan melewati filter yang memiliki efisiensi penyaringan sangat tinggi agar udara yang dibuang bersih dari kontaminasi zat radioaktif. Exhaust fan merupakan komponen hvac yang pertama kali dinyalakan dan yang terahir kali dimatikan pada instalasi nuklir.
Pada sistem exhaust fan terdapat sensor counter yang berada pada stack yang dihubungkan dengan stack monitor untuk memonitor jumlah partikel yang keluar gedung ke lingkungan secara realtime. Dan pembuangan jumlah partikel ini juga tidak boleh melebihi nilai keberterimaan yang sudah di persyaratkan.
Sebelum di buang ke exhaust, udara yang terkontaminasi harus memalui Filter bank dengan kombinasi filter seperti berikut :
- Ruangan dengan tingkat kontaminasi tertinggi : medium filter, hepa filter, carbon filter, hepa fiter, exhaust fan
- Ruangan dengan tingkat kontaminasi menengah : hepa filter, carcoal filter, hepa filter, exhaust fan
- Ruangan dengan tingkat kontaminasi rendah : pre filter, medium filter, hepa filter, exhaust fan


